Skip to main content

Posts

Showing posts from 2021

Ikut Vaksin Covid-19 di Puskesmas

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Sumber Pixabay Hampir 2 tahun pandemi covid-19 beralangsung. Sekarang vaksin sudah sampai didekat kita yang diiringi dengan berita baik dan berita buruk. Sempat saya enggan untuk ikut vaksin karena takut. Satu, dua, tiga kali kesempatan saya lewatkan ketika undangan vaskin diinfokan melalui Kepala Dusun. Di grup whatsapp dusun saya, Kepala Dusun tak henti-henti memberi tahu siapa yang ingin ikut vaksin kuota masih ada. Tapi saya hanya diam, saya lihat ada beberapa orang yang merespon dan mau ikut vaksin. Pada satu kesempatan ada yang baru saja selesai vaksin dan menginfokan bahwa sangat longgar, masih sekitar pukul 10 pagi, masih bisa langsung datang kesana katanya. Tapi saya tetap tak menghiraukannya. Batal Vaksin Entah apa yang membuat aku mau vaksin, mungkin karena takut persayaratan administratif yang dikabarkan itu lebih besar dari takutku terhadap jarum suntik. Tiba di suatu Senin di bulan Juni saya berangkat vaksin. Satu hari sebelumnya saya mendapatka

Uji Coba 5G oleh Kominfo dan Smartfren

5G? Iya benar. Teknologi yang keren ini sudah ada, tinggal tunggu release saja. Tidak sabarkah kamu untuk mencoba atau bahkan menggunakannya? Sebelum siap digunakan untuk industri maupun khalayak perlu kita ketahui hal-hal tentang uji coba 5G oleh Kominfo bersama Smartfren yang didukung ZTE dan Qualcomm pada 17 Juni 2021. 5G Menggunakan Teknologi mmWave (Milimeter-wave) mmWave (Milimeter-wave) adalah frekuensi pita yang tinggi dengan kecepatan mencapai 26 Ghz. Memiliki sifat yang tidak mudah dikendalikan karena penetrasi yang singkat. Speedtest 5G menggunakan MiFi Hasil kecepatan unduh yang memukau, sekali coba tampak 1.85 Gbps pada layar. Kecepatan dari 5G mencapai 5 -6 kali lipat dari 4G. Uji coba speed dilakukan dengan pemutaran video 4K. Dalam pemutaran video tersebut, nyaris tidak ada lagging dan video tampil secara jernih.. Bagi sektor industri ini sangat bermanfaat apa lagi bagi pedang online seperti saya yang mengandalkan internet. 5G Pada Penggunaan Virtual Reality (VR) dan Au

Air Terjun Lawean, Surga yang Tersembunyi di Blitar

Air Terjun Lawean   -  terletak di dalam area Perkebunan Kawisari Blitar. Saya sendiri bingung air terjun indah ini masuk desa Semen, Gandusari atau Pijiombo, Ngadirenggo, Wlingi. Ketika dicari di gmaps secara wilayah masuk Desa Ngadirenggo tetapi ketika dicari berdasarkan nama destinasi tertera Perkebunan Kawisari, Pht. Pijiombo, Semen, Gandusari, Blitar.  Air Terjun Lawean Kawisari Perhutani Pijiombo adalah salah satu dusun yang berada di Desa Ngadirenggo. Tak masalah, tidak perlu bignung terletak di mana, yang jelas berada di dalam area Perkebunan Kawisari.  Apabila ingin ke Air Terjun Lawean cukup browsing saja di google maps dan ikuti petunjuk petanya. Air Terjun Lawean bukan tempat wisata tetapi untuk berwisata kita tidak harus ke tempat wisata kan? Refreshing di tempat yang sejuk dan tidak ramai orang lebih baik untuk di masa pandemi seperti sekarang ini. Apalagi sudah pasti tidak ada biaya masuk juga parkirnya. Air Terjun Lawean dapat dituju dengan dua jalur. Pertama melalui Se

Jalani Ramadan Extra Faedah Penuh Berkah dengan Smartfren

Dua kali puasa dua kali lebaran, mudik tak diperbolehkan berwisata dijinkan. Eh, jadi nyanyi. Entah bagaimana orang-orang di luar sana menyikapi pandemi ini. Dua ramadan dengan pandemi tidak boleh mudik. Saya yang bekerja dari rumah meski tidak merasan dampak secara langsung tapi saya harus menahan rindu pada kakak yang bekerja di luar kota, apalagi kakak saya yang rindu dengan keluarganya? Entahlah, negara bukan urusan saya. Wahai sobat ngalong masihkah kalian menikmati aktivitas ngalongmu? Apa yang menjadi sebab kamu rela melek hingga larut malam? Karena lembur pekerjaan, menunggu momentum sinyal (untuk akses internet yang mayoritas lebih cepat saat dini hari), atau mikirin dia yang nggak pernah mikirin kamu? Kalau yang terakhir penyebabnya mending belajar tidur lebih awal deh barang kali overthinking kamu bisa berkurang. Ketiga sebab itu sudah pernah saya alami, eh. Yang paling mengganggu kehidupan keseharian adalah yang terakhir. Selain memberi pelajaran hidup tentang waktu, itu t

Teman Kreasi Indonesia: Membuka Peluang Menuju Indonesia yang Lebih Baik

"Gantungkan cita-citamu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang." Begitu kata bijak dari Ir. Soekarno yang sejak dini sering kita dengar. Juga sesering apakah kita berpindah dari cita-cita satu ke cita-cita yang lain? Mengapa begitu? Apakah itu wajar? Sungguh dari sudut pandangku yang awam, tak mengapa. Kita hidup penuh dengan siasat yang sesaat bisa membuat tersesat. Kata orang kalau tidak salah kita tidak mengerti apa itu benar. Tetapi apa yang benar-benar benar? Jalan kita itu sangat relatif jauh dari mutlak. Seperti siang ada malam, kita memiliki harapan di esok hari. Cita-cita tinggi tak mungkin bisa diraih hanya dengan satu kedipan mata. Apa arti mimpi yang sempurna bila tidak ada upaya meraihnya? Maka di samping belajar kita harus menata apa-apa saja yang harus kita lakukan untuk mencapainya. Pendidikan apa yang kita tempuh? Bagaimana kita mengunakan waktu? Apakah harus memperbanyak teman? Rintangan p

Menjemput Rejeki dengan Ikut Smartfren Rejeki Wow

Apa itu rejeki? Apakah hanya ketika kita mendapat uang yang banyak? Mungkin ini namanya rejeki nomplok. Di kamus KBBI online saya temui keterangan bahwa Rejeki merupakan segala sesuatu yang dipakai untuk memelihara kehidupan (yang diberikan oleh Tuhan). Sungguh jelas sekali yang diartikan oleh KBBI, tentu oleh Tuhan diberikan melalui perantara-perantara-Nya yang telah Dia percaya. Pernah dengar istilah; "Rejeki sudah diatur" "Rejeki nggak kemana" Setiap kalimat bisa disalah artikan. Saya pernah mengalaminya. Ketika kalimat "Rejeki sudah diatur" dan "rejeki nggak kemana" saya gunakan untuk bersantai, santai yang sangat santai cenderung ke tidak memiliki aktifitas lain selain makan, tidur, dan buang air.  Sungguh, hidup hanya sia-sia, tidak bermanfaat, itu yang saya rasakan. Hidup hanya cenderung menghabiskan waktu, merepotkan orang lain, menjadi beban. Meskipun yang direpotkan dan yang menanggung tidak merasa direpotkan. Roda memang berputar. Alan

Bukit Rhema Gereja Ayam (Napak Tilas AADC 2)

Gereja Ayam  - Sebuah gereja yang yang boleh dikunjungi oleh siapa saja, ya, menjadi tempat wisata. Tempat Rangga hendak mengambil hati Cinta kembali yang padahal hati Cinta masih tetaplah untuk Rangga dalam film AADC 2.  Gereja Ayam Magelang Jawa Tengah (c) A.Widayanti Sesuai yang bersliweran di internet gereja ini terkenal dengan nama Gereja Ayam. Ketika hendak masuk ke kalam ada petugas yang sedikit menceritakan tentang gereja ini. Sebutan Gereja Ayam itu keliru sebab itu bukan bentuk ayam melainkan burung merpati. Dilansir dari merdeka.com, Gereja Ayam tak hanya berfungsi sebagai rumah doa. Tempat itu ternyata juga difungsikan sebagai pusat rehabilitasi bagi anak-anak yang kekurangan fisik, orang ketergantungan narkoba, orang kurang waras atau anak muda yang memiliki masalah. Tiket Masuk Letak gereja di perbukitan sedangkan area parkir ada di bawah, motor tidak bisa di bawa naik meski akses jalan sudah sangat baik. Tampaknya peraturan ini dibuat demi keselamatan sebab tanjakan yang

Kuota Nonstop dan Tambahan Extra Unlimited Malam adalah Jalan Ninjaku

2021, apa yang sudah berubah? Apa yang tidak berubah? Apa yang belum berubah dan ingin diubah? Sedangkan Januari segera menemui akhir, sejak 11-25 Januari diberlakukan lagi jam malam. Apalagi di kota kecilku yang pada waktu lalu diberlakukan jam malam pukul 21.00 WIB kini berganti pukul 20.00 WIB. Baiklah, tak mengapa tidak nongkrong di luar juga tak masalah. Panjang umur para pedagang yang mulai dan memang berkesempatan berjualan di sore hari. Tentang-tentang yang ingin berubah tidur di waktu yang tepat dan cukup. Tetapi tetap saja nafsu begadang menyelimuti dari yang berfaedah seperti menulis semacam ini hingga unfaedah scroll-scroll media sosial. Terkadang sengaja yang tak sengaja mencari tahu tentang doi tak terkendali hingga lewat dini hari. Di rumah ada jaringan Wi-Fi, tapi percaya atau tidak secepat-cepatnya jaringan Wi-Fi di rumah tetap saja membutuhkan kuota internet dari kartu perdana yang kita gunakan. Bukan untuk menghambur-hamburkan, kalau-kalau pas di luar apa tidak