Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2018

Pendakian Gunung Semeru: Menuju Ranupani

Berawal dari ucapan tak sengaja, bermaksud menanggapi informasi dari teman sepermainan singkat waktu SD, Dodik. Waktu itu sekitar awal menuju pertengahan bulan Agustus aku bersepeda dari rumah bulik, pulang melewati depan rumah Dodik.
Walau satu dusun setelah lulus SD aku tak lagi pernah bercakap-cakap apa lagi bermain dengannya. Tak seperti biasanya, aku lupa apa sebabnya aku berhenti di depan rumahnya. Yang jelas di tepi jalan. Lalu ngobrol hingga keluar dari mulut Dodik kalau ada rencana mendaki ke Gunung Semeru bersama mas Heri, sebaya kakakku. Masih sebatas kabar burung tapi aku menyambutnya dengan ketertarikan ingin ikut kalau ada teman perempuannya.
Di lain kesempatan aku bertemu mas Heri di bengkel dengan ragu ku beranikan bertanya tentang rencana itu. Katanya sekitar akhir Agustus.
Minggu berganti minggu Agustus pun sudah terlewati. Pendakian belum ketemu kesepakatan. Karena ini ajakan teman mas Heri, Juna. Di tinggal di Blimbing, Malang. Yang ternyata rencana pendaikan ini aja…

Mengusir Jenuh di Pantai Tambakrejo dan Pasetran Gondo Mayit

Setiap orang punya masalah, jika tidak mungkin sudah mati rasa. Hanya saja ada yang mengekspresikan dan yang lain mampu menyembunyikan. Bukan, ini bukan tentang wejangan bagaimana menyikapi masalah. Ini adalah cerita perjalanan berlibur disela rutinitas yang menjemukan. Pantai Tambakrejo adalah pantai terbesar dan paling terkenal di Kabupaten Blitar. Terletak di desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto ditempuh sekitar satu jam dari kota Blitar. Akses sangat mudah selain ada rambu-rambu juga jalannya yang mudah, sudah aspal sampai bibir pantai.
Kuliner dan Oleh-oleh dari Pantai Tambak Rejo Untuk yang suka kulineran tak perlu takut kelaparan, banyak sekali penjual, tinggal pilih. Bisa memilih ikan asap untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Baju dari anak-anak sampai dewasa juga banyak pedagangnya. Bahkan waktu itu ada pedagang tahu bulat digoreng lima ratusan.
Fasilitas di Pantai Tambakrejo Kamar mandi? Tak perlu takut ngompol sampai-sampai main air hanya untuk kamuflase. Ada beberapa kamar …

Bermalam Minggu di Ranu Kumbolo

Ini adalah tulisan yang sangat terlambat kalau teman-teman di instagram sering sebut latepost. Tapi enggak deng, tidak ada kata terlambat untuk menulis dan ditulis. Pernah lihat film 5 CM? Tampaknya aku korban film itu. Tapi tak serta merta setelah nonton film lalu berangkat ke sana. Film itu tahun 2012 sedangkan aku baru berkesempatan ke Ranu Kumbolo tahun 2015. Cukup lama untuk penanggulangan korban.

Tidak punya teman yang suka mendaki, ada sebenarnya tapi tidak ada keinginan untuk mengajak aku. Karena memang bukan teman dekat. Aku hanya berbicara dengan diri sendiri,"Kapan bisa ke Puncak Mahameru ya?!" dalam hati.
Akhirnya sekitar bulan Juli aku lupa tanggalnya ada barengan dari satu wilayah. Kenalan dari facebook yang ternyata bekerja di BPBD Blitar, yang kantornya 7 km-an dari rumahku. Masih sekecamatan, kecamatan Wlingi. Namanya Eko, tapi orang dan dia sering memperkenalkan diri sebagai Balor. Aku juga tidak paham apa artinya. Ternyata dia juga ngajar PMR di SMAN 1 Ga…