Skip to main content

Posts

Bukit Rhema Gereja Ayam (Napak Tilas AADC 2)

Gereja Ayam  - Sebuah gereja yang yang boleh dikunjungi oleh siapa saja, ya, menjadi tempat wisata. Tempat Rangga hendak mengambil hati Cinta kembali yang padahal hati Cinta masih tetaplah untuk Rangga dalam film AADC 2.  Gereja Ayam Magelang Jawa Tengah (c) A.Widayanti Sesuai yang bersliweran di internet gereja ini terkenal dengan nama Gereja Ayam. Ketika hendak masuk ke kalam ada petugas yang sedikit menceritakan tentang gereja ini. Sebutan Gereja Ayam itu keliru sebab itu bukan bentuk ayam melainkan burung merpati. Dilansir dari merdeka.com, Gereja Ayam tak hanya berfungsi sebagai rumah doa. Tempat itu ternyata juga difungsikan sebagai pusat rehabilitasi bagi anak-anak yang kekurangan fisik, orang ketergantungan narkoba, orang kurang waras atau anak muda yang memiliki masalah. Tiket Masuk Letak gereja di perbukitan sedangkan area parkir ada di bawah, motor tidak bisa di bawa naik meski akses jalan sudah sangat baik. Tampaknya peraturan ini dibuat demi keselamatan sebab tanjakan yang
Recent posts

Kuota Nonstop dan Tambahan Extra Unlimited Malam adalah Jalan Ninjaku

2021, apa yang sudah berubah? Apa yang tidak berubah? Apa yang belum berubah dan ingin diubah? Sedangkan Januari segera menemui akhir, sejak 11-25 Januari diberlakukan lagi jam malam. Apalagi di kota kecilku yang pada waktu lalu diberlakukan jam malam pukul 21.00 WIB kini berganti pukul 20.00 WIB. Baiklah, tak mengapa tidak nongkrong di luar juga tak masalah. Panjang umur para pedagang yang mulai dan memang berkesempatan berjualan di sore hari. Tentang-tentang yang ingin berubah tidur di waktu yang tepat dan cukup. Tetapi tetap saja nafsu begadang menyelimuti dari yang berfaedah seperti menulis semacam ini hingga unfaedah scroll-scroll media sosial. Terkadang sengaja yang tak sengaja mencari tahu tentang doi tak terkendali hingga lewat dini hari. Di rumah ada jaringan Wi-Fi, tapi percaya atau tidak secepat-cepatnya jaringan Wi-Fi di rumah tetap saja membutuhkan kuota internet dari kartu perdana yang kita gunakan. Bukan untuk menghambur-hamburkan, kalau-kalau pas di luar apa tidak

Mau Jadi Apa? Siapkan Diri Raih Peluang Kokreasi bersama Smartfren WOWLabs

Mau jadi apa? Sebuah kalimat tanya pendek yang sering saya ulang-ulang untuk menanyai diri saya sendiri. Mau jadi ini. Mau jadi itu. Banyak mau tapi enggak ada usaha jadi tidak maju-maju, tidak jadi ini juga tidak jadi itu. Era ini semua serba konten. Dari yang bermanfaat hingga untuk hiburan semata. Apalagi di saat pandemi seperti ini, banyak orang yang di rumah saja entah terpaksa atau tidak membuat konten untuk menghilangkan stres. Apapun bisa jadi konten. Smartfren WOWLabs Generasi Konten Saya sendiri ngonten melalui blog ini yang beberapa artikelnya memiliki konten video yang saya unggah di Youtube. Bersinergi antara konten youtube saya dengan blog ini adalah sebuah cara saya dalam membagikan apa pun, yang semoga bisa bermanfaat untuk penonton dan pembaca. Pergerakan saya tampak lambat karena memang satu dan lain hal di dunia nyata atau itu hanya alibi saya atas kemalasan menulis. Tetapi, apa pun itu saya yakin apa yang saya tulis di dalam blog ini juga melalui video di channel yo

Ngopi di Poenakawan Kopi Wlingi Ditemani Kuota Nonstop

Poenakawan Kopi  - Tempat yang sudah sejak sebelum pandemi ingin saya kunjungi. Tidak jauh dari rumah. Berada di sekitar eks. Kawedanan Wlingi atau sekarang Rumah Blitar Kreatif. Kedai kopi yang tak hanya menyuguhkan kopi ini ada hampir satu tahun. Bernuansa putih dengan aneka hiasan di dinding, lampu gantung dari botol bekas dan berbagai macam tanaman hias.  Era kebiasaan baru membuat saya kembali berani pergi keluar rumah dengan maksud mengopi ria, menyangkruk keluar. Sebab saya tergolong orang yang banyak menghabiskan waktu di rumah saja, keluar untuk yang tidak penting -menurut peraturan tetapi penting bagi saya. Bertemu dengan orang-orang satu frekuensi, bicara ngalor-ngidul siapa tau dapat inspirasi.  Seperti biasa, saya memesan kopi dengan penyajian vietnam drip, seperti kala mampir di  Cak Kreebo Coffee Shop and Bistro .  Saya diizinkan masuk untuk melihat pembuatannya. Walaupun saya sudah tau bagaimana prosesnya, tetap saja saya suka ketika melihat tetes demi tetes kopi yang t

Misteri di Gunung Butak: Siapa yang Minta Tolong dan Salah Jalan?

Perjalanan turun dari pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong  kelompok kami yang berjumlah 14 orang secara tidak sengaja terbagi menjadi 3. Usai merapikan tenda dan mengepak kami semua berdoa bersama bersiap turun dengan kondisi tidak memiliki persediaan air minum.  Sebelum berangkat siapa saja yang duluan akan menunggu di Ukir Negoro mencari air sekaligus mempersiapkan makan ~katanya tidak jauh dari Berak Papat ada sumber air saya belum tau. Kami, saya dan tiga teman yang lain berangkat paling akhir sebab kondisi yang masih lelah.  Kami berempat mulai turun dengan semangat akan menemui kelompok siapa saja yang masih membawa air, entah sama mau turun atau sebaliknya. Saya berharap mereka masih naik. Benar saja,  di Pos 4 ada kelompok yang naik. Saya menyeledik memastikan persedian air mereka banyak.  "Mas boleh minta airnya?," tanya saya berharap. "Oh, yang bawa air itu mbak, yang pakai tas oranye", yang saya tanyai menunjuk salah satu temannya di bawah. Dengan an

Pendakian Gunung Butak via Sirah Kencong Blitar

Puncak Gunung Butak Gunung Butak berada pada ketinggian 2868 mdpl bisa didaki melalui 4 jalur, yang terkenal Sirah Kencong, Blitar dan Panderman, Malang. Kata kalangan pendaki, kalau ingin pendakian cepat Sirah Kencong lah yang harus dipilih tentu dengan konsekuensi tidak ada "bonus" (di dunia pendakian bonus adalah istilah untuk trek landai). Benar saja, dada terasa terhimpit sejak tanjakan pertama dekat parkiran Agro Wisata Sirah Kencong . Saya tergolong pendaki pemula dan jarang berolahraga, ya tentang kecepatan waktu pendakian tergantung pada setiap orang.  Simaksi Simaksi pendakian Gunung Butak melalui Sirah Kencong Rp7.000 yang terdiri dari Rp5.000 tiket masuk  wisata perkebunan dan Rp2.000 parkir sepeda motor. ~cukup kamu tahu saja saya dan teman-teman simaksi tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Hanya meninggalkan salah satu KTP dan mencatat nama anggota kelompok beserta nomor kendaraannya. Jangan iri, ini  hak istimewa penduduk Desa Ngadirenggo. Ukir Negoro Ukir Negor

Warung Bu Tia: Nasi Pecel Tertinggi di Blitar

Di Sirah Kencong terdapat agrowisata perkebunan teh PTPN XII dengan produk unggalannya Rollas KenTea. Minum teh anget di ketinggian yang sudah pasti hawanya Adam, eh hawanya dingin memang paling pass. Apalagi setelah berjam-jam berwisata di kebun teh, lapar, nasi pecel seolah haram untuk dilewatkan. Malahan, ada yang sengaja jauh-jauh ke Sirah Kencong untuk sarapan pecel di Sirah Kencong, di Warung Bu Tia. Habis Hujan Tentang Sirah Kencong sebenarnya sangat dekat dengan saya. Yang sudah saya dengar pengalaman orang tua saya sewaktu bekerja di sana tatkala muda. Cerita tentang ibu saya bersama seorang temannya yang hendak membolos sebelum waktu timbang tetapi tidak berhasil. Ibu bilang itu karena ada campur tangan makhulk halus, mereka tetap muter-muter di situ-situ aja. Tetapi secara logika mungkin sebab kabut. tebal. Akhirnya tidak jadi bolos. Cerita soal mistis di sana dahulu kala tidak pernah ada habisnya. Nasi pecel di warung Bu Tia memang sayang untuk dilewatkan. Meskipun saya or